Inilah Ras Terbaik Untuk Dijadikan Anjing Militer Beserta Tugasnya

Seperti yang kamu tahu, ada berbagai macam peran dan tugas untuk anjing militer saat ini. Karena itu, dibutuhkan juga berbagai macam ras anjing untuk melakukan masing-masing tugas. Karena para militer telah melatih berbagai macam ras anjing selama bertahun-tahun, kini mereka bisa menentukan jenis anjing mana yang cocok untuk melakukan suatu tugas. Ingin tahu jenis apa saja yang biasa dijadikan anjing militer beserta perannya? Simaklah tulisan di bawah ini.

German Shepherd

Anjing cantik ini adalah pilihan teratas karena berbagai alasan. Alasan utamanya adalah karena German Shepherd itu kuat, gesit, dan mudah dilatih untuk tugas sebagai anjing pengintai. Dan yang terpenting anjing ini tidak terlalu agresif, sehingga dapat tetap tenang di situasi atau lokasi yang tak bersahabat. Ditambah lagi, kepribadian mereka yang setia dan mudah diprediksi menjadikannya wingman yang dapat diandalkan ketika berada di zona perang.

Belgian Malinois

Anjing yang mirip dengan German Shepherd ini memiliki kepribadian yang dapat diandalkan, karena cerdas dan mudah dilatih. Ada sedikit perbedaan antara German Shepherd dengan Belgian Malinois. Anjing ini memiliki tubuh yang lebih besar dari German Shepherd, yang menjadikan mereka lebih baik dalam melakukan misinya. Perbedaan kecil dalam ukuran itu dapat membuat perbedaan besar di zona perang.

Labrador Retriever

 

 

 

 

 

Setiap orang yang pernah memiliki Labrador Retriever pasti sepakat bahwa anjing ini memiliki penciuman yang luar biasa. Jadi, akan masuk akal jika anjing dengan indra penciuman yang selalu aktif ini akan menjadi pilihan ideal untuk mengendus jejak ataupun bahan peledak. Mereka juga cocok untuk misi pencarian dan penyelamatan dengan waktu terbatas dan membutuhkan anjing yang sangat patuh dengan hidung yang sangat efektif di lapangan. Labrador Retriever adalah anjing yang sempurna untuk mencium bahaya dan menjadi pemandu di medan perang.

Doberman Pinscher

Tidak heran kalau anjing ramping dan atletis ini menjadi favorit Marinir AS sejak Perang Dunia II dan sering dijuluki sebagai Anjing Iblis Marinir. Doberman Pinscher terkenal karena kecerdasannya dan mudah untuk dilatih, selain itu kewaspadaannya menjadikan ras ini sebagai pilihan yang sempurna untuk peran sebagai anjing Pramuka atau Patroli. Mereka telah berada di garis depan militer dari generasi ke generasi.

Rottweiler

Anjing besar dan cantik ini sangat percaya diri, siap bekerja, dan sangat setia. Hal itu membuat Rottweiler menjadi kandidat ideal untuk menjadi anjing pembawa pesan selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Selama era ketika komunikasi masih terbatas, tentara harus bergantung pada anjing-anjing yang luar biasa ini untuk melewati medan yang berbahaya dan menakutkan untuk menyampaikan informasi. Meskipun anjing pembawa pesan untungnya tidak begitu dibutuhkan di medan perang saat ini, mereka masih sering bertugas di militer.

Giant Schnauzer

 

 

 

 

 

Giant Schnauzer mulai digunakan sebagai anjing militer sekitar tahun 40-an ketika Soviet mencoba mengembangkan anjing militer yang sempurna. Biasanya, anjing-anjing ini memiliki kepribadian yang pendiam dan secara alami mudah curiga terhadap orang asing dan cukup teritorial. Karenanya, anjing ini sangat cocok untuk diajak patroli malam. Anjing ini tidak akan membiarkan orang asing melintasi garis musuh tanpa memberi tahu tuannya.

Airedale Terrier

Meskipun Airedale Terrier ini sedikit keras kepala, anjing atletis ini sangat cepat dalam menerima perintah, patuh, setia, dan waspada terhadap orang asing. Hal ini menjadikan mereka sebagai kandidat ideal untuk dijadikan sebagai pengintai atau anjing patroli. Indra penciuman Airedale Terrier sangat diandalkan oleh militer dan sering digunakan dalam misi pencarian dan penyelamatan selama Perang Dunia I.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *